Archive for October, 2005

Buat Sahabat Hati ku

Wednesday, October 26th, 2005

“PEMANFAATAN EKSTRAK SARANG SEMUT, JAMBU BIJI, DAN DAUN PALIASA SEBAGAI BAHAN ANTI OKSIDAN” Neh… judul proyek akhir ku bareng dua sahabat dekat ku, Citra & Ridha. Sekarang masih dalam tahap persiapan proposal judul. Hmmmmh… lumayan sibuk. Sibuk nya cari literature, ngetik buat proposalnya itu, assistensi ke dosen pembimbing, dll, dst, pokoknyaa melelahkan, mengharukan, kadang ada lucu, bete, cape, seneng, semua campur aduk jadi satu. Buat saudara saudariku.. sahabat hatiku, smua yang baca blog ini.. Ndy mohon doanya yaaa… semoga proposal judul nya cepat kelar. Kalo udah seminar proposal judul, proyek akhirnya berjalan, selanjutnya seminar hasil, dan…………….. di wisuda J

Aduuuuhhh… bahagianya kalo dah di wisuda, dah jadi sarjana, pencarian cita-cita selangkah lebih maju. Doain yaaaa… saya yakin doa sahabat semua adalah spirit buat Ndy. Kalo ada artikel yang menyangkut judul di atas, dengan hormat Ndy minta tolong, di kirim ke friendster atau via email, ndy_gr33n@yahoo.com. Thanx before.. luv u all !!!

Me and my self..

Thursday, October 20th, 2005

ANDI TENRI PADA
Aku terlahir 20 tahun silam dengan nama ini.
Nama yang bugis bangeeet !!
Nama yang kadang orang mengira aku laki2.
Hehehehe…
Lucu juga siehh !!!
Nama yang kadang pula memaksaku untuk jaim.
Uphhh…
Dulu aku benci dengan nama ini.
Nama yang pernah menjadi penyebab pertengkaranku
Sama teman kecil ku, TONY.
Hmmmmmhhh…
Dulu, bahkan tergerak untuk meminta orang tua ku
Untuk mengganti saja nama bugis ku ini dengan nama yang sedikit bisa menyamarkan bugisku. Wakakakakakkk..
Kini, tidak lagi..
Aku bangga menjadi diriku yang sekarang ini.
Hiduplah yang menuntunku merasa bangga atas semua yang ku punya.
SEMUA !!!
Termasuk foto ini..
Foto yang menurut sebagian dari mereka : Bersahaja, Anggun, Matanya teduh tanpa dusta (cie…), Hmmmmmh….
Padahal ?!?!? ASLI RIBUT !!!
He-eh…
Saya, gegere’ bin rame ala ribut plus ancur..
Nothing special deh poko’nya.
Upss..
Apapun itu ==== IT’S ME !!!
Saya tidak bisa menjadi
Anda
Dia
Atau
Mereka
Aku
Akan tetap menjadi
Aku !!!

Siang yang menggerahkan, 12 Oktober 2005.

Wednesday, October 12th, 2005

 

Mau nyelesaiin tugas buat
besok, utk mata kuliah “Pengolahan Limbah”.. bentar lagi juga kelar. Sebenarnya
kangen pengin chatting, juga browsing. Tapi providernya dc boow.. !! Hmmmmmh..
padahal dah beberapa hari gak cek email sama fs. Siang ini… dah + pukul
½ satu. Horeeeeeee… dah siang. Ehm, bentar lagi sore.. trus buka puasa jam enam
petang !! Kebayang gak sih.. tadi sahurnya dah mau imsak. Soalnya telat bangun.
Suara weker gak mempan. Temen2 ga ada yang nelpon buat bangunin. Dan akhirnya…
makannya buru2 gitu deeehh..

SIAPA GERANGAN DIRIMU…

Saturday, October 8th, 2005

Siapa gerangan dirimu…

Menegurku dalam nuansa sendu

Haru biru, menderu

Juga keluh

Menyapaku lewat untaian indah

Gelak tawa, mendera

Pun canda

Siapa gerangan dirimu…

Menjamah mimpiku penuh mesra

Menyuluh gulitaku dengan pelita cinta

Membungkam teriakku biar “anggun”, katanya

Menuntun pijakku demi sebuah

Dalih : REMUK sirna !!

Siapa gerangan dirimu…

Menampar pipiku dengan hembusan angin cinta

Masih menjelajah jalanku

Mencari arah angin ke mana kan berhembus

Dan ikuti kata cinta

Agar aku telaah makna angin

Yang membingkiskanku kejujuran

Siapa gerangan dirimu…

Menjambak rambutku dengan tiupan bayu rindu, ucapmu

Tetap meraba angan ku

Menelusuri alur bayu kemana kan membawa tiupannya

Dan buntuti kata rindu

Hingga aku terjemahkan arti bayu

Yang menyuguhkanku kesetiaan

-ndy-

LANGKAH,RASA,ASA

Saturday, October 8th, 2005

Setapak langkah

Sebongkah asa

Secercah asa

Tergambar hanya

dalam hampa

Tiada tempa

Dera..

Bagi mereka

Semua,

Cuma hina

Katanya : PERCUMA !!

Jauh dari megah

Pijakan langkah lagi selangkah

Namun, nyaris sirna ia

Disana bongkahan rasa

Dalam temaram suram sudah

Ada makna, ternyata..

Harapan asa tlah membahana

Terpeduli kini olehnya

Walau itu sekelumit saja

Sanggup kikiskan semua

GUNDAH..

Langkah kini terus melangkah dalam rasa nan kian terasa

Rasakan cita rasa karena asa di bianglala kini terpatri di dada

Asa yang lama tlah tanggal semua saat langkah melanglang buana

<ndy>

Dewasakan Hati, Bukan diri (karena itulah esensi)

Saturday, October 8th, 2005

Terlahir sebagai sosok yang mancintai transparansi. Dibimbing, ditempa, hingga tertuntun untuk selalu terbuka, apa adanya. Bicara, tanpa mengada-ada. Jujur dari hati, bukan karena anda, dia, atau mereka. Bukan karena siapa siapa. Saat mencinta, aura semburatkan indah. Sumringah.. tampak, terpancar lewat pesona. Saat jiwa membenci, luka menengadahkan duka, sedih membelenggu perih, tertatih.. kusut kemelut, hambar menampar, terseok muak menengok, semua tertuang, luang di hadapan. Hingga tak ada isyarat karena segalanya bicara makna dan terjemah. Tidak munafikkan diri, karena itu takkan membingkiskan indah. Kata orang : “MOODY”

Beranjak kini.. setiap gerak mendewasakan hati. Seluruh perjalanan hidup menjadi pelajaran berarti. Karena belajar dan berjalan adalah beriringan. Takkan berhenti belajar demi melanjutkan perjalanan dan tiada pula berhenti berjalan untuk meneruskan pelajaran. Karena hidup ini memberi keyakinan diri bahwa setiap perjalanan sarat pelajaran. Pun semua pelajaran butuh perjalanan. Hingga makna.. memastikan tahtanya, menuntun diri kian mandiri

Tulisan ini bukan buat memperdayai, bukan pula menggurui. Torehan ini adalah apa adanya hati. Ucapan hati karena nyata, bukan kata. Tercipta bukan untuk mengumbar, bukan pula menghambur. Pahatan ini adalah bahasa jiwa. Ungkapan nurani karena bukti,  bukan janji.

-it’s me-

Sajak Senja.. (inspired by my inspirator)

Saturday, October 8th, 2005

digubah dari “DIALOG SENJA”
oleh Ahmadun Yosi Herfanda

Tertegun aku..

Saat Tuhan menegurku dalam teduh

Ketika daun daun gugur di depan pintu

Bunga pun layu,

runtuh di tamanmu

Ranting hatiku pun sendu,penuh keluh

Dan kau termangu sambil meremas

Yang gemetar dalam rasa paling beku

“Sebentar lagi senja …” katamu

Sambil menyibak tirai jendela

Menurunkan temaram, karena jingga tlah bertahta

Hingga hari betul betul makin cepat senja

Tuhan pun menegurku ketika lembar lembar usia

Berjatuhan di buku harian mu

Menorehkan segenap cinta dan cita

Tenanglah …

Tanganku yang dingin dan renta

Akan meraihmu ke balik cahaya

Menuntunmu menjemput asa.

PERSEMBAHAN AWAL RAMADHAN

Sunday, October 2nd, 2005

Taujihat Khutbah Rasulullah saw.Menyambut Bulan Ramadhan

Ketika Ramadhan kan tiba, Rasulullah dan para sahabat menyambutnya dengan sangat gembira laksana tamu istimewa. Beliau pun menyerukan beberapa nasihat kepada kita tentang apa yang harus dilakukan di bulan yang penuh berkah ini. Inilah seruannya? Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan-Nya. Di bulan ini napas-napasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan, dan kehausan di hari Kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, sambunglah tali persudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya, dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarkannya. Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertobatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hambanya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya, dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya. Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-pungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb Al-’Alamin. Wahai manusia! Barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu. (Sahabat-sahabat bertanya, " Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian." Rasulullah meneruskan) Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air. Wahai manusia! Siapa yang membaguskan ahlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirath pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Barangsiapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari Kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-nya. Barangsiapa menyambungkan tali persudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardhu baginya adalah ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardhu dibulan yang lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat Al-Qur’an, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Qur’an pada bulan-bulan yang lain. Wahai manusia! sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul Mukminin r.a. berdiri dan berkata,"Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?" Jawab Nabi, "Ya abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah." Marhaban Ya?.Ramadhan!! PKS Online Sumber: Puasa Bersama Rasulullah, karangan Ibnu Muhammad, Pustaka Al-Bayan Mizan.